Essential Oil adalah

Minyak yang umumnya diekstrak dengan uap atau air, yang diambil dari berbagai bagian tumbuhan yaitu daun, bunga, biji/buah, getah dan akar.

Essential oil di Indonesia yang lebih di kenal dengan nama aroma terapi, minyak atsiri atau minyak atsiri. Essential oil yang merupakan minyak alami yang biasanya ditemukan dalam pohon, tanaman, minyak dan bunga.

Banyak sekali orang menyebutkannya dengan minyak atsiri ini sebagai minyak terbang, hal ini yang dikarenakan minyak ini dengan mudahnya menguap pada suhu di dalam ruangan.

Adanya komponen khas yang ada di dalam essential oil yang mampu memperhatankan tanaman terhadap serangan dan kondisi lingkungan. Essential oil juga sangat penting bagi tanaman untuk tumbuh, hidup, berkembang dan beradaptasi dengan lingkungannya.

Mengapa Tumbuhan?

Karena tumbuhan yang memiliki sistem imunitas yang tinggi sehingga akan tahan terhadap adanya gangguan baik dari virus, penyakit, cuaca ekstrim dan predator seperti manusia dan hewan yang mampu dalam menyembuhkan sendiri dikala terluka, serta mampu bereproduksi dengan hormonnya walaupun tidak bergerak.

Essential oil diekstrak dari tanaman aromatik melalui destilasi uap dan sangat konsentrat. Hasil dari ekstraksi ini yang dapat menghasilkan minyak yang tidak hanya memiliki aroma yang wangi saja tetapi juga memiliki komponen khas yang mampu memberikan efek terapis (penyembuhan).

essential-oil-adalah

Istilah Essential Oil

Menurut Sense of smell institute (The Fragrance Foundation USA) ada 3 istilah dalam ilmu aromatic yaitu :

  • Aromachology : Ilmu tentang aroma yang berdasarkan pada hubungan antara suatu aroma tertentu dengan efek psikologis. Hal ini yang lebih kepada perasaan yang tercipta ketika mencium Aroma tersebut dan tidak ada unsur dalam penyembuhan. Misalnya: damai, relaksasi, sensual, segar, semangat, bergairah dll Aplikasi: produk burning oil, parfum dll.
  • Aromatherapy : Ilmu yang berkaitan pada proses terapik menggunakan minyak Aromatis/ minyak atsiri/Essential oils terhadap adanya gangguan Fisik (sakit perut, dan luka) dan Psikis (stress dan depresi) dengan melalui metode Absorb (penyerapan kulit) dan inhalasi (hirup). Aroma dari komponen minyak aromatis tersebut yang akan memberikan efek terhadap sistem bagian otak yang dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik dan psikis.
  • Aromatology : Sama dengan halnya Aromatherapy, hanya saja lebih terkonsentrasi kepada penyakit medis (pathology).
    Properti yang ada di dalam minyak essential oil yang memberikan efek terapik (penyembuhan) melalui berbagai metode medis, seperti konsumsi dimasukkan melalui lewat mulut atau diminum atau pun dengan cara tindakan medis lainnya.

Namun saat ini ada kesalahan persepsi di masyarakat mengenai Aromatherapy (aroma terapi) dimana masyarakat menjelaskan Aromatherapy sebagai Aromachology, yaitu hanya dapat memperhatikan pada unsur aromanya saja (wangi) dan menghiraukan efek terapiknya (penyembuhan). Jadi pada produksi diluaran belum tentu aromatherapy melainkan hanya aromachology saja.

error: Content is protected !!